
Sedap Sekejap
Edisi 01/I-Desember
1999
|
Setelah berpuasa sebulan penuh, Hari Lebaran merupakan hari kemenangan. Jadi, sungguh wajar bila kita ingin menghadirkan jamuan istimewa di saat nanfitri itu. Boleh jadi Anda sudah kebingungan memikirkan, bagaimana menata meja hidang untuk saat itu. Rasanya semua gaya sudah pernah Anda terapkan setiap kali Lebaran. Nah, bagaimana bila meniru gaya etnik tradisional yang diterapkan oleh Lies Johan ini? |
|
Tenda saja tidak cukup. Bukan Lies, kalau ia menghadirkan hidangan di meja makan begitu saja. "Seluruh ruang di sekitar meja juga harus ditata sedemikian rupa agar mendukung suasana pesta," katanya.
Setelah itu barulah ia menambahkan aksen "kampung" di mana-mana. Salah satunya adalah menaruh lampu teplok di meja makan dan meja kue. Coba bayangkan suasana yang dihasilkan hanya dengan menaruh lampu tradisional ini. Cantik dan dramatis!
Selebihnya tentu perangkat makan yang dipilih secermat mungkin. Perangkat-perangkat kayu antik yang sebetulnya berfungsi tempat sirih atau wadah lain pun bisa jadi tempat kue cantik di tangan Lies. Simak saja meja tempat kue yang dipenuhi wadah kayu indah itu. Nah, kalau sudah begini, Lebaran rasanya semakin berkesan, bukan? sdp @Semy Penataan: Lies
Djohan |
Hidangan
Utama l
Icip-icip
l
Hidangan
Sebulan l
Masuk
Dapur l
Koki
Cilik l
Reka
l Jumpa
Pakar l
Manca
Kuliner
Seputar
Kuliner l
Varia
Kuliner l
Pernik
Cantik l
Konsultasi
Gizi l
Resto
Ke Resto l
Silaturahmi
l Kosa
Kuliner
Dapur Gaya
l Sajian
Mendatang l
Ulas
Bahan l
Kreatif
l
Kunjungan l
Managemen
Coretan
Redaksi l
Sajian
Pembaca l
Uji
Saji l Konsultasi
Kuliner l
Anda
dan Kami
Jalan-Jalan
l Sehat
l Artikel
l Teknopangan