![]()
Sedap Sekejap
Edisi
10/I-September 2000
|
TIDAK GARING Saya penggemar berat majalah ini, Bu. Isinya sangat bermanfaat dan membuat saya jadi cinta memasak. Dalam kesempatan ini saya ingin menanyakan mengenai pengalaman saya dalam mencoba ayam Mbok Berek (edisi 04/Maret). Kok, remahan ayamnya tidak bisa mengembang/garing seperti contoh. Remahan saya hancur seperti bubuk saja. Soal rasa, sih, sudah oke, tapi sayang, kan, kalau bentuknya begitu. Kapan, nih majalah
kita memuat edisi tentang cake. Dari yang sederhana sampai yang
mahir. Terima kasih. Remahan yang tidak garing bisa berbagai sebab, Bu. Yang pertama menakar kanji atau santannya kurang pas. Ibu bisa tambahkan sedikit saja kanji untuk mengatasinya. Yang pasti adonannya memang encer, Bu. Tuang beberapa sendok ke dalam minyak panas. Kalau Ibu ingin, bubuknya berupa taburan/serpihan, aduk begitu dituang supaya saling terpisah. Kalau ingin berupa rangkaian, tidak perlu terlalu diaduk. Goreng sampai betul-betul kecokelatan atau kering. |
|
|
|
ALAMAT Ny. ENY MUAENY SUBARDI Pada edisi 04, saya
membaca rubrik Silaturahmi yang memuat seorang pengusaha sirop
tradisional yang dirintis oleh Ny. Eny Nuaeny Subardi. Kalau
diizinkan saya ingin minta alamat lengkap dan cara mendapatkan
sirop tradisional tersebut. Terima kasih. Wah, kalau alamat tak beranilah kami bagi-bagi nanti yang punya marah. Tetapi kami bersedia membantu Ibu. Kirimkan saja surat kepada Ibu Eny lewat alamat kami. Jangan khawatir, Bu. Begitu surat itu tiba, pasti segera kami layangkan pada yang bersangkutan. |
|
|
|
TAK ADA SECANG Tuhan Maha Besar. Di edisi 07, semua resepmu menarik. Saya sudah lama punya persediaan korsvet, tapi enggak tahu mau dibuat apa, eh, akhirnya datang pastelmu yang aduhai. Thiplesmu juga oke, lo. Sementara pempek yang serbalengkap itu luar biasa. Sungguh saya berterima kasih kepadamu. Sayangnya resep bir
pletokmu tidak bisa saya buat karena tidak ada kayu secang di
tempat kami. Di edisi 08, saya mencari nama saya dalam pengumuman
pemenang sayembara, tapi nama saya tidak ada. Saya agak sedikit
lemas, tapi terobati dengan lapis krackers, donat bakso, serta kue
bika. Sekali lagi terima kasih. Terima kasih juga, Bu, atas segala puja-pujinya. Hati-hati, lo, Bu, nanti kami jadi besar kepala terlalu banyak pujian. Kalau kayu secang tidak ada, boleh, kok, tidak dipakai. Penggunaan kayu ini antara lain untuk memberi warna merah pada minuman. Oke, bu, Salam hangat dari Ibu Kota. |
|
|
|
TIDAK GARING Halo, Sedap Sekejap, saya adalah pemenang sayembara Kejutan Perdana Sedap Sekejap. Rasanya surprise sekali ketika melihat nama saya tercantum sebagai pemenang pertama. Terima kasih banyak. Hadiah uang sudah saya terima. Padahal sebelumnya saya sempat kurang yakin karena tidak ada kabar lebih lanjut. Pertanyaan saya,
apakah selain hadiah utama, para pemenang akan mendapatkan
kenang-kenangan? Apakah hadiah utama para pemenang dipotong pajak?
Terima kasih. Semoga Sedap Sekejap makin sukses dan cantik. Pertama-tama, selamat atas keberuntungan Ibu. Karena ini sayembara perdana kami, maka kami ingin memberi kejutan, Bu. Hadiah yang sedianya dipotong pajak, untuk kali ini kami bebankan pada perusahaan. Semua pemenang mendapat hadiah kenang-kenangan yang cantik dari Sedap Sekejap. Kami sedang menelusuri jasa kurir kami untuk mengetahui, mengapa hadiah untuk Ibu belum sampai. Salam untuk seluruh keluarga, ya, Bu. |
Hidangan
Utama l
Icip-icip
l
Hidangan
Sebulan l
Masuk
Dapur l
Koki
Cilik l
Reka
l Jumpa
Pakar l
Manca
Kuliner
Seputar
Kuliner l
Varia
Kuliner l
Pernik
Cantik l
Konsultasi
Gizi l
Resto
Ke Resto l
Silaturahmi
l Kosa
Kuliner
Dapur Gaya
l Sajian
Mendatang l
Ulas Bahan l
Kreatif l
Kunjungan l
Managemen
Coretan
Redaksi l
Sajian
Pembaca l
Uji
Saji l Konsultasi
Kuliner l
Anda
dan Kami
Jalan-Jalan
l Sehat
l Artikel
l Teknopangan