Sedap Sekejap Edisi 10/I-September 2000

 

 

SALAD JADI ENCER

Ibu Pengasuh yang terhormat,
Saya sekeluarga sangat senang makan salad, tetapi selalu kecewa karena dressing yang saya buat selalu mencair. Pernah juga saya coba dengan dressing siap pakai kemasan botol. Hasilnya sama saja. Akibatnya kalau disuguhi saat pesta tidak cantik lagi.

Saya yakin Ibu pengasuh punya jalan keluar yang oke punya. Salam.
Sri Indradi Bandung

Ibu Sri di Bandung,
Menyuguhkan salad di Bandung pasti lezat. Sudah sayurannya segar, udaranya juga mendukung. Ibu, sebetulnya dressing tidak pernah mencair, lo. Yang mencair adalah sayuran dan buah yang digunakan. Ada beberapa hal yang perlu Ibu perhatikan:

Sayuran dan buah harus betul-betul kering, jangan ada bekas air cucian yang masih tertinggal. Melapnya dengan kertas atau serbet juga baik sekali. Kalau sayuran atau buah yang dipilih mengandung banyak air, sebaiknya dressing baru diaduk menjelang disajikan. Baik juga kalau sayuran atau buah yang sudah terpotong dan siap aduk ini, disimpan dalam lemari pendingin supaya renyah dan dingin kala akan diaduk bersama dressing.

Jalan lain, pisahkan buah atau sayur yang banyak mengandung air. Misalnya, ketimun atau melon. Masukkan bahan ini menyusul atau saat akan disajikan. Nah, semoga Ibu puas dengan jawaban kami


KULIT PAI LEMBEK DI BAGIAN BAWAH

Ibu Pengasuh yang terhormat,
Sungguh senang saya dengan terbitnya majalah Sedap Sekejap. Terus-terang banyak, lo pengetahuan yang saya dapat karena majalah ini. Nah, satu pertanyaan saya. Kenapa, sih, ya, kalau saya bikin pai, kulit bagian bawahnya lembek. Terima kasih atas jawaban Ibu.
Ny. Mira Nasfitri - Jakarta Timur

Ibu Mira yang terhormat,
Kulit pai yang lembek biasanya disebabkan beberapa hal. Saya sulit sekali menjawabnya karena Ibu tidak merinci bahan berikut cara pembuatan yang Ibu lakukan selama ini. Jadi, jawaban saya cuma secara umum saja.
Biasanya kulit pai yang lembek di bagian bawah karena kemungkinan berikut:

  1. Adonan isi dituangkan di atas kulit pai saat adonan isi masih panas.

  2. Terlalu banyak gula dalam adonan.

  3. Kulit pai kurang matang (terlalu cepat dikeluarkan dari oven)

  4. Api bagian bawah tidak cukup panas.

Mudah-mudahan masalah Ibu termasuk dalam salah satu kemungkinan di atas. Salam.


KULIT PANEKUK TIDAK KERITING

Ibu Pengasuh yang terhormat,
Anak-anak saya amat gemar panekuk. Jadi, saya sering membuatnya. Kalau arisan pun kue ini tak pernah absen dari meja saya. Tapi saya sering kesal karena kulit panekuk saya, kok, selalu keriting pinggirnya. Selama ini, sih, bagian yang keriting dan kering itu saya gunting dulu.
Terima kasih atas jawabannya.
Ny. Titi Dahlan - Bekasi Selatan

Ibu Titi di Bekasi,
Jalan keluar yang Ibu tempuh dengan cara mengguntingnya sudah, tepat, lo. Tapi mungkin cara berikut bisa membantu menghindari keritingnya kulit panekuk. Saat adonan panekuk dituang, wajan harus dimiringkan supaya adonan mengalir merata. usahakan agar semua bagian sama tipis dan tebalnya. Kadang, tanpa kita sadari bagian pinggir lebih tipis hingga cepat menjadi kering. Sementara kita belum bisa mengangkatnya karena bagian tengah belum matang karena lebih tebal.

Tetapi sekali lagi, lo, Bu, cara menggunting itu oke juga, kok. Jadi, tak perlu risau hanya karena kulit panekuk sedikit keriting.

 

Hidangan Utama l Icip-icip l Hidangan Sebulan l Masuk  Dapur l Koki Cilik l Reka l Jumpa Pakar l Manca Kuliner
Seputar Kuliner
l Varia Kuliner l Pernik Cantik l Konsultasi Gizi l Resto Ke Resto l Silaturahmi l Kosa Kuliner  
Dapur Gaya
l Sajian Mendatang l Ulas Bahan l Kreatif l Kunjungan l Managemen
Coretan Redaksi
l Sajian Pembaca l Uji Saji l Konsultasi Kuliner l Anda dan Kami
 Jalan-Jalan
l Sehat Artikel l Teknopangan

KE MENU UTAMA