|
RENDANG
TIDAK HANCUR
Ibu Pengasuh
yang terhormat,
Lebaran nanti saya ingin
membuat rendang daging untuk pelengkap makan ketupat. Tapi
pengalaman saya selama ini, rendang buatan saya, meski enak
rasanya, tetapi hancur bentuknya.
Kalau boleh saya minta saran bagaimana cara membuat rendang daging
yang empuk, tetapi dagingnya tidak hancur.
Atas saran yang diberikan, saya ucapkan terima kasih.
Ny. Aryati-Surabaya
Ibu Aryati di
Surabaya,
Wah, kalau Ibu sudah
berhasil membuat rendang yang enak, paling tidak Ibu sudah cukup
oke, lo. Tidak banyak orang yang bisa membuat rendang yang enak.
Nah, mari saya bisikkan rahasia daging rendang tetap mulus.
Pertama, rebus santan bersama bumbu sambil diaduk hingga mendidih
lalu masukkan daging. Biarkan di atas api kecil sampai santan
megeluarkan minyak. Pada saat ini biasanya daging sudah hampir
empuk. Nah, aduk perlahan terus menerus. Tujuannya agar daging
tidak hangus. Setelah daging empuk, keluarkan daging dari kuahnya.
Aduk terus kuahnya sampai betul-betul kering. Setelah itu matikan
api dan masukkan kembali potongan rendang. Nah, mulus, kan,
dagingnya?
|
|
KUE
KERING CEPAT LEMBEK
Ibu pengasuh
yang setia,
Saya ingin membuat kue
kering untuk Lebaran nanti, tapi saya masih takut sebab setiap
saya membuat kue kering selalu cepat lembek dan tidak renyah.
Nah, bagaimana, ya, Bu, agar kue kering yang saya buat bisa renyah
dan tahan lama?
Ny. Adnan-Jakarta
Ibu Adnan yang
setia,
Pastikan Anda mengoven kue
sampai benar-benar matang. Seringkali kita terkecoh saat mengoven
kue kering. Ketika kita tekan-tekan kuenya, rasanya seperti sudah
matang, tetapi keesokan harinya kue menjadi lembek.
Pengovenan kue kering memang harus agak lama. Makanya apinya harus
sering dikontrol. Jangan terlalu besar supaya kue betul-betul
matang sampai ke dalam. Hati-hati juga saat menyimpannya. Jangan
dikemas kalau belum dingin betul.
|
|
RAHASIA
KETUPAT SUKSES
Ibu pengasuh
yang terhormat,
Saya pengantin baru.
Lebaran nanti saya wajib mengirim antaran ketupat kepada mertua.
Padahal seumur-umur saya nggak pernah bikin ketupat, lo.
Makanya saya takut kalau-kalau ketupat yang saya buat nanti
hasilnya tidak bagus. Malu, kan, Bu.
Saya ingin ibu pengasuh memberikan jalan keluar agar ketupat yang
saya buat nanti hasilnya bersih, padat, dan tidak memalukan.
Atas sarannya, saya ucapkan terima kasih.
Ny. Danar-Jakarta selatan
Mbak Danar yang
masih pengantin anyar
Hai, kenapa takut
membuat ketupat? Mari kita mulai dari awal. Pilih selongsong
ketupat yang warnanya bagus supaya hasilnya nanti juga bagus
warnanya. Nah, sampai di rumah, tarik tiap anyaman supaya
betul-betul rapat, tidak ada celah. Selongsong yang kurang rapat
membuat ketupat ada garis-garis cokelatnya.
Isi ketupat dengan beras yang telah dicuci hingga setinggi 60
persen dari tinggi selongsong. Masukkan ketupat saat air sudah
mendidih. Apabila ketupat mulai bermunculan karena airnya
menyusut, tambahkan air panas (bukan air dingin). Nah, rebus
ketupat selama 5 jam. Jangan pernah lupa mengontrol air supaya
ketupat selalu terendam.
Setelah ketupat matang, gantung ketupat supaya tiris benar.
Ketupat yang basah tidak tahan lama, lo. Nah, kalau sudah lewat
satu hari, panaskan dulu, ya, Mbak sebelum disuguhkan. Cara
memanaskannya, bukan direbus, tetapi dikukus. Nah, selamat
mengirim antaran. Kami doakan agar ketupat Anda betul-betul bagus
dan Anda dipuji mertua.
|