Sedap Sekejap Edisi 13/I-Desember 2000

 

 

AGAR KUE KERING TIDAK GAGAL

Kegagalan kue kering tidak melulu akibat kesalahan resep. Sebagian besar malah akibat prosedur yang salah atau ketidaktahuan. Nah, mari kita lihat beberapa kegagalan yang paling sering terjadi.

BAGIAN DALAM KUE TAMPAK BASAH

Kue yang basah di bagian tengah bisa saja karena belum matang. Tetapi kalau Anda yakin, pengovenan sudah cukup lama, pasti kesalahannya, terletak pada proses pengadukan. Pengadukan tepung harus dilakukan dengan lembut. Pengadukan yang lama dan dengan tekanan keras, akan membuat protein pada tepung berubah jadi gluten. Hasilnya kemudian, bagian dalam kue tampak basah.

BENTUK KUE TIDAK BAGUS

Pada kue-kue yang dicetak, kendala utama adalah bentuk yang tidak sempurna. Misalnya, maunya bulat, jadinya oval. Nah, inilah cara mencegahnya. Giling kue di atas kertas roti. Cetak dengan bentuk sesuai keinginan. Jangan lepaskan potongan kue sekarang. Simpan dulu dalam lemari pendingin. Setelah kaku, baru lepaskan kue dari kertas. Dijamin bentuk kue akan tetap seperti semula.

BUAH KERING HANGUS

Kue kering memang enak dicampur manisan buah kering seperti sukade atau ceri. Tetapi buah kering seringkali berubah jadi renyah atau bahkan hangus setelah dioven. Untuk menghindarinya, cuci dulu buah kering hingga tidak banyak lagi gula yang melekat. Keringkan dengan kertas serbet, baru campurkan ke dalam adonan.

KUE KERING MELEBAR

Hati-hati dalam mengocok mentega bersama gula. Terlalu lama mengocok akan membuat kue melebar. Kalau Anda takut gula tidak hancur bila dikocok sebentar, blender dulu gula sampai halus supaya ketika dikocok, gula langsung hancur.

EMPING JAGUNG TETAP RENYAH

Emping jagung seringkali jadi lembek dan liat setelah dimasukkan dalam adonan karena emping jagung menyerap minyak. Masukkan emping jagung sesaat sebelum dibentuk. Kalau adonan dibuat dalam jumlah banyak, masukkan secara bertahap. Bagi adonan menjadi beberapa bagian.Begitu pula emping jagung. Nah, masukkan dulu satu bagian emping jagung pada satu bagian adonan. Setelah selesai dibentuk, baru lakukan pada bagian adonan yang lain, dan seterusnya.

KUE KERING KERAS

Kue yang keras bisa terjadi karena kebanyakan tepung atau kurang cairan. Tetapi pengovenan yang terlalu lama juga mengakibatkan kue jadi keras. Hati-hati saat mengetes kematangan kue. Saat kita tekan kue memang agak lunak. Kalau pengovenan sudah lama, keluarkan saja kue. Kalau memang sudah matang, kue akan segera mengering setelah dingin.

Kita paling sering ditipu dengan kue kering cokelat. Bagian atas kue cokelat amat mudah kering, padahal bagian dalamnya belum. Keluarkan dulu kue bila Anda lihat permukaannya sudah kering supaya tidak hangus. Setelah dingin, kue dapat dioven kembali.

 

Hidangan Utama l Icip-icip l Hidangan Sebulan l Masuk  Dapur l Koki Cilik l Reka l Jumpa Pakar l Manca Kuliner
Seputar Kuliner
l Varia Kuliner l Pernik Cantik l Konsultasi Gizi l Resto Ke Resto l Silaturahmi l Kosa Kuliner  
Dapur Gaya
l Sajian Mendatang l Ulas Bahan l Kreatif l Kunjungan l Managemen
Coretan Redaksi
l Sajian Pembaca l Uji Saji l Konsultasi Kuliner l Anda dan Kami
 Jalan-Jalan
l Sehat Artikel l Teknopangan

KE MENU UTAMA