![]()
Sedap Sekejap Edisi
2/I-Januari 2000
|
TIDAK BISA DIBACA Redaksi yang
terhormat, Tetapi saya maklum,
sih, namanya saja baru pertama kali, Ya, Bu. Pokoknya semoga
sukses dan digemari banyak orang. Terima kasih. Salam dari jauh. Mbak Tini, terima kasih untuk pengertiannya. Kami ini ibarat bayi baru saja mulai belajar ngoceh, jadi masih harus belajar banyak. Salah satunya tentu belajar dari para pembacanya. Makin banyak pembaca yang "mengajari" alias mengkritik, makin pandailah kami. Nah, judul masakan itu seharusnya Daging Bakar. Meski judulnya tak terbaca, tetapi masakannya lezat sekali. Segeralah mencobanya, Bu. |
|
|
|
GANTI KERTAS, DONG! Redaksi yang
terhormat, Meskipun baru,
coba, dong, menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia. Pakai
kertas licin semua supaya gambarnya bagus semua. Kertas licin itu namanya art paper. Suatu hari kelak, kita memang akan hadir dengan kertas "licin" semua. Tetapi sabar dulu, ya Bu. Meski kami hadir dengan kertas "surat", kan, cinta Ibu terhadap kami tidak luntur, kan? Doakan kami bisa segera menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia. |
|
|
|
SELAMAT DATANG, SEDAP SEKEJAP Redaksi yang
terhormat, Secara umum, sih,
bagus majalahnya, tapi kalau bisa tetap dipertahankan, ya Bu.
Soalnya, banyak majalah yang kalau sudah sukses dan tambah
"gemuk", iklannya kebanyakan. Jadi, yang tersisa untuk
pembacanya sedikit sekali. Mudah-mudahan Sedap Sekejap bisa
menjaga komposisi iklan agar tetap berimbang dengan isinya. Terima
kasih. Insya Allah, Bu, kami bisa memenuhi harapan Ibu. Tetapi harap Ibu ingat juga kehadiran iklan sebetulnya punya fungsi lain yakni memberi informasi mengenai suatu produk. Yang lebih penting lagi, kehadirannya membuat majalah ini jadi terjangkau harganya. Tetapi sekali lagi semoga kami tetap bisa menjaga komposisi yang seimbang. |
|
|
|
ANTARAN KOLAK LUAR BIASA Redaksi yang
terhormat, Sambil menunggu waktu buka, saya mengukir labu kuning, lo. Hasilnya memang belum seindah Sedap Sekejap. Tapi, mertua yang saya antarkan langsung memuji-muji. Wah, rasanya saya "naik daun" di depan ipar-ipar. Terima kasih, ya. Jangan lupa ide-ide cemerlang lainnya. Ny. Indri Purnomo- Jakarta Barat Kami berusaha keras, agar di setiap kehadiran kami selalu penuh dengan ide cemerlang. Makanya, Ibu sudah berlangganan belum? Ayo, langganan. Nanti Ibu ketinggalan ide-ide kami, lo. Salam hangat untuk Ibu mertua, ya. |
Hidangan
Utama l
Icip-icip
l Hidangan
Sebulan l
Masuk
Dapur l
Koki
Cilik l
Reka
l Jumpa
Pakar l
Manca
Kuliner
Seputar
Kuliner l
Varia
Kuliner l
Pernik
Cantik l
Konsultasi
Gizi l
Resto
Ke Resto l
Silaturahmi
l Kosa
Kuliner
Dapur
Gaya l
Sajian
Mendatang l
Ulas
Bahan l
Kreatif
l
Kunjungan l
Managemen
Coretan
Redaksi l
Sajian
Pembaca l
Uji
Saji l
Konsultasi
Kuliner l
Anda
dan Kami
Jalan-Jalan
l Sehat l Artikel
l Teknopangan