Sedap Sekejap Edisi 2/I-Januari 2000

 

Hal Yang Harus Diperhatikan
Bila Tidak Ingin KANKER

 

    Sampai saat ini kanker masih menjadi penyakit yang ditakuti seluruh orang. Karena penyakit ini umumnya berujung pada kematian. Seluruh pakar di bidang kesehatan berusaha mencari tahu penyebab berikut obatnya. Namun, toh, sampai saat ini kepastian yang akurat tak juga diketahui. Kendati begitu, banyak ahli percaya sejumlah makanan tertentu mampu menangkal hinggapnya penyakit mengerikan ini di tubuh kita. Apa sajakah yang harus kita santap hingga terhindar dari kanker?

 

Sejumlah pakar setuju 60 persen kanker pada wanita dan lebih dari 40 persen pada pria ada hubungannya dengan diet. Meski beberapa ahli tetap berpegang pada faktor gen, tetapi penelitian menunjukan setidaknya 10 hal berikut ini baik diperhatikan untuk menghalau datangnya kanker.

1. MAKANAN KAYA KALSIUM

Makanan sarat kalsium seperti susu, keju, dan yoghurt, menurut para ahli mampu mencegah kanker usus. Karena itu jangan pernah meninggalkan salah satu dari ketiganya setiap hari dalam menu Anda. Kalau Anda merasa sudah cukup gemuk dan termasuk yang kelebihan bobot pun, jangan bermusuhan dengan susu. Pilihlah susu yang kandungan lemaknya rendah. Atau mengapa tidak memilih susu kedelai? Para pakar gizi menyebutkan dalam beberapa hal susu kedele mempunyai kelebihan dibanding susu sapi.

2. SAYURAN DAN BUAH- BUAHAN

"Jadilah si kikir saat pergi ke pasar daging, tetapi jadilah si pemboros kala berbelanja sayuran dan buah," begitu selalu saran pakar. Saran itu tampaknya wajib Anda taati. Lebih dari 130 penelitian menunjukkan mereka yang rajin makan sayuran dan buah memiliki potensi yang besar dalam menangkal kanker. Terlebih kanker usus. Bahkan para perokok berat yang bersahabat dengan sayur dan buah pun, disebut-sebut tak mudah terkena kanker paru-paru.

Seorang peneliti Amerika menyebutkan karoten, vitamin C dan E, selenium, diet sarat serat merupakan jalan yang baik menangkal kanker. Nah, semua itu terdapat dalam buah dan sayur. Kalau Anda selama ini tidak suka sayur dan buah, tak ada cara lain, kecuali belajar menyukainya dan menyantapnya sebanyak mungkin karena segala macam suplemen pun tak bisa menggantikan buah dan sayur.

Berusahalah makan 4 atau lima macam sayuran yang berbeda setiap harinya plus tiga buah apel, tomat, atau buah jenis lain. Makin banyak variasinya makin baik.

Sayuran yang baik dimakan dalam rangka pencegahan terhadap kanker adalah brokoli, tomat, kembang kol, kol, daun bawang, seledri, kol brusel (kol mini), wortel, bayam, letus, buncis, bawang bombay, dan bawang putih.

3. KACANG-KACANGAN

Kacang-kacangan juga termasuk jenis makanan yang jitu menangkal kanker. Banyak orang mengelak makan kacang-kacangan karena tak tahu harus memasaknya dalam masakan apa. Bosan, kan, kalau cuma makan tempe, tahu, atau sup kacang merah, kata mereka. Padahal kacang-kacangan pun lezat ditumis bersama ikan atau sayuran. Lebih baik lagi untuk mendukung pencegahan pencegahan kanker kalau dalam tumisan atau masakan, Anda tambahkan bawang bombay, bawang putih, tomat, seledri. Alangkah baiknya pula bila untuk menumisnya Anda menggunakan minyak olive.

4.GANDUM-GANDUMAN ATAU BIJI-BIJIAN

Gandum-ganduman (cereal) sungguh tinggi seratnya. Misalnya, havermut. Karena itu bila Anda makan roti, pilihlah yang whole wheat atau di sini dikenal dengan istilah brown bread. Ingatlah, biji-bijian atau gandum-ganduman mengandung serat yang dapat dihandurkan oleh bakteri dalam usus. Selama proses itu, diproduksi pula asam yang membuat sel-sel usus lebih kuat dan resistan terhadap substansi penyebab kanker. Cereal bukan cuma baik untuk pencegahan kanker usus karena tinggi serat, tetapi juga termasuk penangkal kanker payudara. Karena membantu ekskresi hormon tertentu.Jadi, tak anehlah bila para ahli menganjurkan Anda menyantap 4 -6 lembar roti gandum setiap hari di samping kacang-kacangan dalam menu Anda.

5. MINIMALKAN MINYAK

Kecuali minyak olive, sebagian besar jenis minyak berbahaya bagi kesehatan. Minyak olive atau minyak zaitun lebih aman karena mengandung antioksidan.Tentu bukan cuma minyak yang meski kita hindari atau paling tidak kita kurangi, tetapi juga makanan berlemak seperti biskuit, cake, pastry, pai, dan kripik. Masih banyak makanan lain yang banyak mengandung lemak yang sering Anda temukan dalam makanan sehari-hari. Berusahalah makan sesedikit mungkin lemak.

6. TINGGALKAN MAKANAN PANGGANGAN

Makanan panggangan seperti daging, ayam, atau ikan panggang yang hangus disebut-sebut sebagai makanan yang karsinogenik. Karena itu bila Anda begitu jatuh cintanya pada makanan serba dipanggang, hindari memanggangnya sampai kehitaman.. Apalagi bila Anda memanggangnya di atas batu bara. Konon bahan kimia yang terkandung di dalamnya menguap begitu kena panas dan meresap dalam daging atau ayam yang Anda panggang hingga membahayakan kesehatan Anda.

7. MAKANAN YANG DIAWETKAN

Kalau Anda punya kulkas sebetulnya kenapa pula harus memenuhi lemari dengan timbunan makanan kaleng? Bukankah, lebih baik bila Anda memenuhi isi lemari pendingin dengan sayur segar atau buah-buahan.

Makanan kaleng, makanan yang diasap, dan makanan acar-acaran kata ahli mengirimkan gumpalan nitrit dan garan ke dalam lambung dalam waktu singkat. Kalaupun terpasa karena terburu-buru hingga Anda tak bisa menyantap hidangan siap pakai yang diasapkan, berusahalah menyantap sayuran dan buah sebanyak mungkin. Vitamin C yang tinggi menolong mencegah nitrit yang berbahaya.

8. PERTAHANKAN BERAT IDEAL

Makin gemuk Anda tinggi risiko Anda mendapat serangan kanker payudara, perut, saluran kencing, empedu, dan usus. Terutama bila bagian dada Anda yang tumbuh subur. Banyak wanita lebih memperhatikan kerampingan perut pinggang dan panggul dan melupakan efek samping kegemukan di bagian atas tubuhnya. Padahal menurut ahli, kegemukan di daerah atas lebih berbahaya.

Kegemukan setelah menopaus memicu lajunya hormon yang disebut-sebut sebagai pemicu hadirnya kanker. Tetapi juga diingat pendapat ini bukan berarti membebaskan tubuh dengan bobot ideal terbebas dari kanker. Pendeknya, bila Anda sudah mulai kegemukan, segeralah mengubah pola makan. Makan banyak sayur dan buah. Dan mulailah berolahraga. Jalan cepat selama 30 menit pasti baik untuk membakar lemak di tubuh Anda.

9. BATASI ALKOHOL

Sungguh sayang bertambah majunya pergaulan wanita dan makin tingginya karier wanita, meningkatkan pula penggunaan alkohol di kalangan wanita. Minuman beralkohol memang kadang tak bisa dihindari dalam pergaulan. Tetapi minum alkohol dalam jumlah besar, memicu risiko kanker. Terutama kanker payudara, tenggorokan, dan kerongkongan. Apalagi bila Anda pun gemar merokok.

Bila Anda termasuk kelompok pencinta alkohol segeralah menguranginya. Mungkin Anda bisa minum bergelas-gelas air dulu sebelum menenggak segelas wine. Dan biasakan tidak minum minuman beralkohol di depan anak-anak supaya mereka tidak meniru kebiasaan buruk ini.

10. VARIASIKAN MAKANAN

Sekali lagi sampai saat ini penyakit kanker belum ditemukan penyebabnya. Sejumlah makanan yang sebaiknya dihindari atau sebaiknya disantap banyak-banyak hanyalah hasil penelitian sementara. Kalau Anda masih ragu untuk mengikutinya, cobalah makan sevariatif mungkin. Dengan begitu Anda mendapat perlindungan maksimal dengan risiko yang minimun. Di samping itu makanan bervariasi tidak membuat Anda tengah merasa sedang berpantang. sdp @FC/Semy

 

Hidangan Utama l Icip-icip l Hidangan Sebulan l Masuk  Dapur l Koki Cilik l Reka l Jumpa Pakar l Manca Kuliner
Seputar Kuliner
l Varia Kuliner l Pernik Cantik l Konsultasi Gizi l Resto Ke Resto l Silaturahmi l Kosa Kuliner  
Dapur Gaya
l Sajian Mendatang l Ulas Bahan l Kreatif l Kunjungan l Managemen
Coretan Redaksi
l Sajian Pembaca l Uji Saji l Konsultasi Kuliner l Anda dan Kami
 Jalan-Jalan
l Sehat Artikel l Teknopangan

KE MENU UTAMA