Sedap Sekejap Edisi 4/I-Maret 2000

 

Meski Sempit, Dapur Bisa Gaya

Sudah berabad-abad lamanya, dapur selalu diabaikan orang. Kalaupun diperhatikan pasti prioritas ke sekian setelah ruang tamu atau ruang keluarga. Padahal dapur yang kotor dan buruk membuat seisi rumah tidak bersemangat. Karena kurang diprioritaskan pula, dapur kerap menyempil tempatnya dan paling kecil ukurannya di banding ruang lain. Kalau rumah yang Anda beli sudah begini kondisinya, tak usah kecil hati. Meski sempit, dapur tetap bisa gaya. Mari kita simak desain dapur sempit yang cantik sekaligus fungsional.

 

 Tidak sedikit wanita yang enggan menginjak dapur cuma karena merasa dapurnya tidak nyaman dijadikan tempat bekerja. Tempatnya sempit, lantainya berminyak, dan meja kerjanya kusam. Ini bukan gambaran dapur jaman dulu saja, lo. Sekarang pun masih kita temukan dapur dengan kondisi seperti itu di dalam rumah megah yang cantik. Memang dapur bersihnya ada, tetapi cuma pajangan belaka.
Sebetulnya tak mutlak, kok, kita menyediakan dapur kotor dan dapur bersih. Satu dapur cukup. Yang penting menyusun perabot dan peralatan sedemikian rupa hingga fungsional dan tidak merepotkan kita kala memasak. Juga cantik penampakannya sehingga sekalipun kecil, kita betah di dapur.

Gambar 1. Menunjukkan dapur yang amat kecil. namun pemiliknya dapat menata dapurnya sedemikian rupa hingga dapur mini ini kelihatan cantik. Lemari dapur hanya dibuat di satu dinding dalam satu garis lurus. Karena itulah piring-piring tidak diletakkan di lemari dapur supaya lemari dapur bisa memuat cukup banyak peralatan masak seperti panci atau wajan.

Piring danperangkat makan di teruh di lemari kaca yang menempel pada lemari dapur. Lemari kaca ini sekaligus menjadi pemisah yang cantik antara dapur dan ruang lainnya. Nah, bagaimana cara memberi aksen manis untuk mempercantik dapur? Lihat rak gantung susun tiga di sudut dapur yang dibuat berbeda ukuran. Ide kecil, namun cemerlang bukan?

Gambar 2. Dapur di bawah tangga? Mengapa tidak. Kalau tempat ini terpaksa harus kita jadikan dapur, tak jadi soal, kok. Mari kita lihat cara menatanya. Lemari dapur dibentuk huruf L. Dengan begitu tempat jadi superhemat. Karena ruang cukup sempit, kita tidak perlu menaruh banyak pernik atau membuat lemari dapur yang sarat aksen. Buat lemari dapur yang sederhana seperti dalam gambar, tetapi biarkan beberapa rak dalam keadaan terbuka. Di dalamnya bisa kita taruh beberapa potong perabot makan yang bisa sekaligus berfungsi sebagai hiasan.

Ingat jangan borong seluruh isi toko untuk memenuhi rak ini. Yang sederhana jauh lebih cantik. Sebagai tambahan, anda bisa menampilkan 2 warna dapur. Pilih warna pastel dan senada. Warna seperti ini jauh lebih pas di ruang sempit ketimbang warna mencolok. Anda juga bisa menambahkan rak kecil di bagian ruang yang ketinggiannya pendek. Rak ini bisa dijadikan tempat hiasan atau peranti saji, sekaligus sebagai area "pintu" masuk dapur.

Gambar 3. Lagi-lagi contoh dapur sempit. Lemari dapur disusun seperti huruf U. namun, toh, karena sempitnya area, tidak cukup tersedia area untuk memotong atau menempatkan perabot yang baru selesai dicuci. Sebagai jalan keluar, pemilik rumah menambahkan sayap berupa papan di samping tempat cuci piring. papan ini bisa dinaikkan bila sedang diperlukan dan dilipat kembali kala tidak dibutuhkan. Praktis sekali.

Perhatikan kombinasi warna yang serasi antara putih, ramin dan hijau yang segar. Perhatikan juga jumlah hiasan atau aksen yang sedikit itu. Ingatlah dapur cantik bukan dilihat dari jumlah hiasan atau aksennya. Ketiga penataan dapur di atas bisa Anda contoh dengan berbagai modifikasi sesuai kebutuhan dan cara kerja Anda. yang pasti, jangan membiarkan dapur sebagai tempat kotor. Justru jadikan dapur sebagai tempat bersih yang nyaman supaya kita enak bekerja di sana dalam menyuguhkan hidangan lezat bagi seisi keluarga. KB/Semy

 

Hidangan Utama l Icip-icip l Hidangan Sebulan l Masuk  Dapur l Koki Cilik l Reka l Jumpa Pakar l Manca Kuliner
Seputar Kuliner
l Varia Kuliner l Pernik Cantik l Konsultasi Gizi l Resto Ke Resto l Silaturahmi l Kosa Kuliner  
Dapur Gaya
l Sajian Mendatang l Ulas Bahan l Kreatif l Kunjungan l Managemen
Coretan Redaksi
l Sajian Pembaca l Uji Saji l Konsultasi Kuliner l Anda dan Kami
 Jalan-Jalan
l Sehat Artikel l Teknopangan

KE MENU UTAMA