|
Ibu
Sita yang terhormat,
Ibu
saya baru saja menderita tukak lambung. Begitu parahnya sampai
perdarahan yang keluar lewat anus. Usianya 67 tahun. Beratnya 58
kilogram dan tingginya 153 cm.
Bagaimana cara mengatur menunya supaya kesehatannya cepat pulih.
Makanan apa saja yang sebaiknya dihindari? Atas jawaban Ibu,
saya ucapkan terima kasih.
Ny.
Tati - Semarang
Ibu
Tati yang terhormat,
Penyakit
tukak lambung adalah gangguan yang terjadi pada dinding lambung.
Penyebabnya antara lain karena makan yang tidak teratur, stres,
alkohol, dan mengkonsumsi makanan yang dapat mengganggu lambung,
seperti makanan yang terlalu asam (dengan cuka). Jika keadaan
ini dibiarkan berlarut-larut
dapat mengakibatkan perdarahan. Jadi, sangat mungkin ibu
Bu Tati sudah lama mengalami tukak lambung.Tentunya tindakan
paling tepat, segeralah membawa Ibunda ke dokter untuk
penyembuhan penyakitnya. Sedangkan untuk pengaturan makanan
dapat dilakukan secara bertahap.
Pada
tahap perdarahan dapat diberikan bubur susu selama 1-2 hari.
Lepas dua hari, dapat diberikan makanan dalam bentuk
saring/cincang dan berangsur kembali ke makanan biasa (semasa
sehat).
Pada waktu pengaturan makanan perlu diperhatikan hal-hal
berikut:
-
Makanan
harus mudah dicerna. Berikan porsi kecil, tetapi sering
-
Protein
dalam jumlah yang cukup untuk menggantikan jaringan tubuh
yang rusak.
-
Hindari
makanan yang merangsang dan perhatikan pemakaian bumbu.
Berat
badan ibu Bu Tati saat ini kelebihan 5 kg, tetapi karena untuk
perbaikan jaringan yang rusak orang tua Ibu membutuhkan
1000-2000 kalori sehari. Kendati begitu tidak berarti ia boleh
menyantap semua makanan. Ada beberapa hidangan yang sebaiknya
tidak diberikan.
Makanan tersebut adalah :
Sumber hidrat arang : daging yang terlalu berlemak
seperti daging kambing, daging babi, daging dan ikan yang
diawetkan seperti diawet dalam kaleng, diasap, diasin dan
dipindang. Kacang tolo, kacang tanah, kacang merah, kacang
kedelai.
Sumber lemak : santan kental, goreng-gorengan, makanan
berlemak.
Buah-buahan : buah-buahan segar/mentah kecuali, pepaya
dan pisang masak, jangan mengkonsumsi buah-buahan yang diawet
seperti asinan, dan manisan buah.
Minuman : minuman mengandung soda, alkohol, seperti
coca-cola, green spot, bir, anggur, wisky.
Bumbu-bumbu dan lain-lain : bumbu tajam seperti cuka,
merica, cabe, acar.
Contoh
dan kebutuhan bahan makanan pada tahap setelah perdarahan di atas
dapat diwujudkan dalam ukuran sebagai berikut:
|
BAHAN
MAKANAN/MAKANAN |
BERAT
(gr) |
Ukuran
Rumah Tangga (URT) |
| Beras |
60 |
2
gelas bubur saring |
| Ayam
Giling |
50 |
1/4
gelas saring |
| Daging
Giling |
50 |
1/4
gelas saring |
| Telur
Ayam |
150 |
3
butir |
| Sayur |
100 |
1
gelas |
| Pepaya |
200 |
1
gelas saring |
| Margarin |
20 |
2
sendok makan |
| Maizena |
50 |
10
sendok makan |
| Susu
Segar |
800 |
4
gelas |
| Gula |
50 |
5
sendok makan |
| Biskuit |
20 |
2
buah |
|
Semua
bahan itu bisa kita masukkan dalam contoh menu berikut :
|
|