Sedap Sekejap Edisi 4/I-Maret 2000

 

Banyak pertanyaan mengganjal sebetulnya yang membuat kita enggan mencoba terjun ke dapur. Dari mulai istilah yang tidak dipahami sampai pada proses memasak. Nah, pertanyaan berikut mungkin juga pertanyaan Anda

 

1. APA ITU JERUK PARUT?

Dalam resep memang kerap di tulis jeruk parut. Yang sebetulnya adalah kulit jeruk parut. Jeruk yang di pakai bisa jeruk nipis, jeruk lemon, atau jeruk mandarin, tergantung selera Anda. Ketiganya memberi keharuman berbeda  yang sama-sama enak. Ketiganya memberi keharuman berbeda yang sama-sama enak. Yang penting saat memarut jeruk, parut pada permukaannya saja. Bila bagian putih ikut terparut, kue atau masakan Anda akan pahit rasanya.

2. BERAPA BANYAK AIR DALAM 1 BUAH JERUK LEMON?

Agak sulit menjawabnya karena air jeruk sangat tergantung pada buah jeruk, juga pada tua dan mudanya jeruk. Makin matang, tentu makin banyak airnya. Tetapi rata-rata 1 buah jeruk lemon bisa didapatkan 2 sendok makan air jeruk (sendok makan yang digunakan bukan sendok makan, tetapi sendok ukur yang berlaku secara internasional). Kalau  Anda memiliki microwave baik sekali kalau sebelum diperas, jeruk lemon dipanaskan dulu selama 20 detik dalam microwave.Cara ini membuat pemerasan lebih mudah.

3. MENGAPA SAUS PUTIH JADI KUSAM WARNANYA?

Saus yang kusam umumnya disebabkan pengadukan yang tidak teapt. Cairan (bisa kaldu atau susu) tidak menyatu sempurna dengan campuran tepung dan mentega. Bisa juga karena api terlalu panas hingga ada lapisan yang hangus di wajan hingga mengeruhkan adonan.
Cara membuat saus putih yang tepat adalah, cairkan mentega lalu masukkan tepung terigu.Masak di atas api selama 1 menit. Kemudian kecilkan api lalu tuangkan cairan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan menjadi licin. Setelah seluruh cairan habis, besarkan api sedikit saja dan aduk sampai matang selama 3 menit. Dengan cara ini, saus putih Anda akan cemerlang warnanya.

4. BAGAIMANA CARA MENGENTALKAN SUP ATAU KARI TANPA MENAMBAHKAN TEPUNG?

Tepung memang  paling mudah dipakai untuk mengentalkan masakan, tetapi kalau Anda emoh menggunakan tepung, mudah saja. Didihkan sup atau kari Anda agak lama sampai kental. Cara lain, tambahkan kentang, beras, atau pasta. Ketiganya bis mengentalkan cairan.masih ingin jalan keluar lain? Tambahkan kacang sangrai yang sudah ditumbuk.

5. BAGAIMANA CARA MENYIMPAN DAUN-DAUN YANG BIASA DIGUNAKAN UNTUK PENAMBAH AROMA?

Daun salam, pandan, atau daun jeruk amat enak untuk menambah keharuman pada masakan. Makin segar makin harumlah masakan Anda. Tetapi kalau di rumah Anda tak mungkin membuat kebun mini untuk menanam aneka dedaunan bumbu, usahakan untuk membeli sedikit-sedikit dan segera memakainya begitu dibeli.
Kalau cara itu tidak memungkinkan, misalnya Anda tidak bisa sering-sering ke pasar, bungkus dedaunan bumbu yang sudah kering (tidak basah) dengan kertas atau plastic wrap lalu masukkan dalam kotak kedap udara. Nah, simpan kotak tadi dalam lemari pendingin. Bila Anda memiliki dedaunan bumbu lain yang baru, simpan dalam kotak lain, jangan digabungkan dengan dedaunan yang sudah lama.

6. BAGAIMANA PERBANDINGAN PENGGUNAAN DEDAUNAN BUMBU KERING DENGAN DEDAUNAN YANG SEGAR?

Beruntunglah kita sekarang ini. Di toko atau pasar swalayan banyak sekali dijual dedaunan bumbu yang sudah kering. Hingga bila kita tak memiliki oregano segar atau daun basil segar, tersedia pilihan yang kering. Masalahnya sekarang, bila dalam resep tertulis 1 sendok teh bumbu segar, berapa sendokkah dibutuhkan untuk bumbu yang kering? Satu sendok teh bumbu dedaunan yang kering bisa ditukar dengan satu sendok makan dedaunan bumbu segar yang sudah diiris halus.

7. BAGAIMANA AGAR KULIT AYAM GORENG RENYAH?

Kesulitan utama yang membuat kulit ayam tidak renyah adalah lapisan lemak yang terlalu tebal. Makinbanyak lemak ayam yang menempel pada kulit, makin sulit renyahnya. Karena itu pilihlah kulit yang lemaknya sedikit (ayam yang tidak terlalu gemuk). Tetapi sayangnya kita tidak pernah bisa memilih kulit karena  selalu dibeli dlam jumlah banyak sudah dalam kemasan. Nah, sebelum digunakan, bubuhi kulit ayam dengan sedikit cuka atau air jeruk lemon. Setelah itu, letakkan kulit ayam dalam saringan kawat. Taruh saringan kawat di atas loyang. Oven sebentar. Lemak akan berkurang karena menetes di loyang. Setelah itu Anda bisa menggorengnya. Bila kulit ayam ingin dibumbui, bumbui sebelum dioven.

8. BAGAIMANA MENGURANGI LEMAK PADA MAKANAN KESUKAAN KITA?

  • Pada daging, sebelum digunakan, buang lemak yang terlihat.

  • Pada ayam, buang kulit ayam. Karena disitulah lemak menempel.

  • Hindari masakan dengan mentega. Ganti dengan minyak kedelai atau minyak zaitun.

  • Jangan gunakan krim atau santan, gunakan susu rendah lemak sebagai gantinya.

  • Usahakan sesedikit mungkin membubuhi keju.

  • Masakan berkuah dapat dibuah sehari sebelumnya. Simpan dalam lemari pendingin. Keesokan harinya kita bisa mengangkat lemak putih yang menggumpal di permukaan kuah.

  • Ganti saus-saus yang terbuat dari susu denagn saus-saus yang terbuat dari buah segar.

9. MENGAPA CAKE TERASA RENYAH DAN KERAS DI BAGIAN TENGAH?

Kesalahan ini biasanya disebabkan :

  • Cetakan terlalu kecil, sementara adonan terlalu tinggi hingga dibutuhkan waktu lama untuk  pengovenan.

  • Temperatur oven terlalu tinggi.

  • Cake diletakkan terlalu tinggi.Ingatlah, panas oven terletak atas, Kalau kue diletakkan terlalu tinggi, bagian atas pasti keras dan renyah.

10. BAGAIMANA CARA MENGETAHUI CAKE YANG KITA BUAT SUDAH BETUL-BETUL MATANG?

  • Tekan permukaan kue dengan jari tangan. Bila terdengar bunyi mendesis, kue belum matang.

  • Kalau bagian pinggir kue sudah lepas dari cetakan, bisa dipastikan kue sudah matang.

  • Gunakan tusuk sate yang sudah diraut (agar tidakterlalu besar) untuk mengetesnya. Tusukkan tusuk sate di tengah kue sampai ke dasar cetakan. Bila tusuk sate bersih dan kering, kue sudah matang. (Semy)

 

Hidangan Utama l Icip-icip l Hidangan Sebulan l Masuk  Dapur l Koki Cilik l Reka l Jumpa Pakar l Manca Kuliner
Seputar Kuliner
l Varia Kuliner l Pernik Cantik l Konsultasi Gizi l Resto Ke Resto l Silaturahmi l Kosa Kuliner  
Dapur Gaya
l Sajian Mendatang l Ulas Bahan l Kreatif l Kunjungan l Managemen
Coretan Redaksi
l Sajian Pembaca l Uji Saji l Konsultasi Kuliner l Anda dan Kami
 Jalan-Jalan
l Sehat Artikel l Teknopangan

KE MENU UTAMA