
Sedap Sekejap Edisi
7/I-Juni
2000
|
TAMBAHKAN INDEKS Ini surat saya yang
kedua, lo. Saya tidak putus asa, lo. Saya coba membuat surat yang
lain. Tujuannya, toh, untuk memajukan majalah kesayangan ini. Saya
mengusulkan agar dalam majalah Sedap Sekejap ditambahkan
halaman khusus yang memuat indeks resep. Dengan begitu kami mudah
mencari resep yang diinginkan. Terima kasih. Tidak semua surat memang bisa dibalas. Karena surat yang datang segudang, tempat yang tersedia terbatas. Usulan Anda bagus sekali. Sayangnya belum bisa diwujudkan saat ini. Karena kami masih "kurus-kering". Kalau kami memuat indeks, terpaksa ada ruang/rubrik tergusur. Kami kurang yakin, apakah pembaca lainnya rela menggusur salah satu rubrik dan menggantinya dengan indeks. Salam manis. Supaya bumbu meresap, Ibu bisa me-marinated dulu daging, ayam, ikan, atau tahu yang akan dimasak. Cara lain, masak bahan makanan di atas api kecil supaya bumbu betul-betul bisa menyerap dalam hidangan. Kalau pengalaman orang tua saya dulu, supaya bumbu meresap, makanan tidak disajikan seusai memasak, tetapi diinapkan dulu dalam lemari pendingin. Keesokan hari masakan jadi lebih harum karena terendam di bumbu dalam waktu lama. Nah, cara mana yang Ibu pilih? |
|
|
|
CARA MENEMPATKAN BARANG Saya ibu rumah
tangga yang baru setahun menikah. Terus-terang saya bosan membuat
masakan yang itu-itu saja. Padahal hobi saya membuat masakan baru.
Untunglah ada majalah baru yaitu Sedap Sekejap. Nah, saran
saya, bagaimana kalau dalam Rubrik Dapur Gaya ditampilkan cara
penempatan barang-barang dapur secara tepat hingga dapur kelihatan
cantik dan menarik. Maklum saya baru pindah hingga belum betul
menempatkan barang-barang. Terima kasih. Selamat memasuki dunia rumah tangga, Bu. Tahun pertama ini pasti sudah Ibu lalui dengan bahagia, bukan? Sulit sekali meluluskan permohonanan Ibu karena penempatan barang di dapur amat tergantung pada kebutuhan. Dan yang namanya kebutuhan orang, kan berbeda-beda, ya, Bu. Pendeknya, yang paling sering digunakan harus ditaruh di tempat yang terjangkau dan gampang dilihat. Begitu, Bu? |
|
|
|
TERIMA KASIH AYAM GORENGNYA Saya sudah mencoba salah satu resep ayam bakar yang ada di edisi IV. Hasilnya coba saya tawarkan dari rumah ke rumah. Ternyata yang beli banyak sekali. Lumayan dapat tambahan rezeki, lo. Untuk Rubrik Jalan-Jalan
akan lebih komplet kalau semua jajanan yang ada disertai resep dan
cara membuatnya. Semoga Sedap Sekejap tambah cantik dan
tidak pernah muncul terlambat. Terima kasih. Wah, sekarang Ibu sudah kaya, dong? Jangan berhenti sampai di sini, lo, Bu. Coba pula resep roti dan browniesnya. Pasti juga disukai dan mempertebal kocek Ibu. Untuk Jalan-Jalan, belum bisa kami tambahkan resepnya karena ini ada unsur rahasia perusahaannya, Bu. Bagaimana kami bisa terlambat, Bu? Wong, sekarang saja kami sudah rindu ingin bertemu dengan Ibu dan pembaca lainnya. |
|
|
|
TERTOLONG ARTIKEL Ceritanya kami disuruh membuat makalah seminar tentang dunia usaha lalu saya mengambil artikelmu mengenai Kunci Sukses Bisnis Katering. Dengan begitu tak ada kesulitan saya waktu membuat makalahnya. Saya juga mau
menganggapi surat Sdri. Sri N. Di Lombong. Soal kertas tidak
perlulah mewah. Yang penting isinya bagus dan tentu harganya pun
jangan mahal hingga terjangkau untuk mahasiswa seperti saya. Syukur bila sajian kami bisa bermanfaat. Masih banyak, lo, artikel lain yang juga oke punya. Makanya jangan sekali-kali lupa membaca kami, ya. Salam manis untuk Anda dan teman-teman di kampus. |
Hidangan
Utama l
Icip-icip
l
Hidangan
Sebulan l
Masuk
Dapur l
Koki
Cilik l
Reka
l Jumpa
Pakar l
Manca
Kuliner
Seputar
Kuliner l
Varia
Kuliner l
Pernik
Cantik l
Konsultasi
Gizi l
Resto
Ke Resto l
Silaturahmi
l Kosa
Kuliner
Dapur Gaya
l Sajian
Mendatang l
Ulas
Bahan l
Kreatif l
Kunjungan
l
Managemen
Coretan
Redaksi l
Sajian
Pembaca l
Uji
Saji l Konsultasi
Kuliner l
Anda
dan Kami
Jalan-Jalan
l Sehat l Artikel
l Teknopangan
