
Sedap Sekejap Edisi
7/I-Juni
2000
Cook For
Mom
WUJUD
TERIMA KASIH SEMBARI BELAJAR MASAK
|
Anak-anak yang tiba-tiba menjelma jadi koki ini adalah peserta acara Cook for Mom yang sengaja diadakan Hotel Mulia untuk memperingati hari ibu (secara internasional) sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih anak kepada sang ibu lewat masakan. "Acara ini memang ide baru. Hotel Mulia berusaha menyediakan satu media dan kesempatan kepada anak-anak untuk mengungkapkan kasih sayang mereka pada ibu mereka. Mungkin acara seperti ini belum terpikirkan dan tidak memungkinkan dilakukan pada hari biasa," jelas Arum K. Prasodjo Public Relations Officer Hotel Mulia. Acara yang dilaksanakan selepas makan siang ini, diikuti oleh 27 anak, laki-laki dan perempuan. Untuk bisa mengikuti acara ini, satu keluarga yang terdiri dari satu anak dan dua orang tua membayar seharga Rp. 250 ribu. Untuk penambahan anak dikenakan biaya Rp. 50.000 per anak, sedangkan untuk orang tua seharga Rp. 100.000 per orang. Para koki cilik sudah tampak antusias sejak didandani dengan pakaian ala chef. Mereka digiring memasuki dapur dan belajar membuat Potato Gnocchi with Tomato and Cream, Chocolate Profiteroles, Ricotta Cheese Ravioli with Tomato Sauce dan Milk and Fruit Shakes. Seakan memperoleh mainan baru, mereka tampak asyik menggarap resep istimewa tadi. Tidak seorang anak pun berlari-lari di dapur yang relatif luas itu. Hanya celoteh mereka yang ramai terdengar, sementara tangan mereka mengerjakan adonan sesuai dengan instruksi chef Hotel Mulia.
Para orang tua memang ditempatkan di restoran il Mare, tidak bergabung bersama anak-anak di dapur. Sore itu Chef Gabriele menghidangkan Smoked Salmon-Shrimp Mascarpone Savory Cheese with Fire Roasted Pepper Oulis and Garlic Aioli, Mushroom Crusted Tuna Medallion with Potato Springroll and Blakened Yabbies Sauce dan Chocolate and Apple Strudel with Pineapple Sherbet. Sementara hidangan yang dibuat para koki cilik akan dibawa pulang agar orang tua mereka bisa mencicipi hasil karya anak-anak mereka. Acara yang cenderung baru ini ternyata disukai oleh anak-anak maupun orang tua, seperti komentar Livia (7) yang datang bersama adiknya, "Mama yang daftarin. Saya, sih, senang saja. Nanti makanannya untuk mama sama papa. Soalnya mereka, kan, sayang sama saya," tutur siswi SD Tirta Marta ini. Orang tua sendiri pendapatnya cukup positif, walau harus membayar banyak untuk bisa mengikuti acara ini. "Saya kira ini bagus, ya, karena anak-anak terutama yang perempuan, kan, bisa mulai mengenal dapur tanpa rasa terpaksa. Mereka jadi tahu, dapur bisa jadi tempat yang fun buat mereka," ujar Ibu Wenny Nasution, yang dua putrinya mengikuti acara siang itu.sdp@Rika Eridani, foto: Veri Valensi |
Hidangan
Utama l
Icip-icip
l
Hidangan
Sebulan l
Masuk
Dapur l
Koki
Cilik l
Reka
l Jumpa
Pakar l
Manca
Kuliner
Seputar
Kuliner l
Varia
Kuliner l
Pernik
Cantik l
Konsultasi
Gizi l
Resto
Ke Resto l
Silaturahmi
l Kosa
Kuliner
Dapur Gaya
l Sajian
Mendatang l
Ulas
Bahan l
Kreatif l
Kunjungan
l
Managemen
Coretan
Redaksi l
Sajian
Pembaca l
Uji
Saji l Konsultasi
Kuliner l
Anda
dan Kami
Jalan-Jalan
l Sehat l Artikel
l Teknopangan
