Sedap Sekejap Edisi 1/II-Januari 2001

 

WASPADAI,
kuman di dapur kita

 

Dapur tak cukup cuma bersih dan resik. Ada banyak hal lain yang juga harus kita seriusi karena kuman senang bersarang di sini. Nah, inilah yang sering luput dari perhatian kita hingga kuman hadir di dapur.

 

1. ES TANPA SENDOK

Coba ingat-ingat berapa kali Anda mengambil es batu tanpa sendok? Hati-hati, lo tangan yang terlihat bersih belum berarti bebas kuman sama sekali. Dengan penggunaan sendok, paling tidak Anda sudah mencegah terkontaminasinya bakteri kulit, staphylococcus aureus dengan es batu. Kuman ini bisa menimbulkan gangguan pada perut, sakit kepala, diare, dan muntah-muntah.

2. BUAH YANG TIDAK DIBUNGKUS

Tidak semua bahan makanan aman di dalam kulkas. Ada, lo, kuman yang tidak mati sekalipun berada di lingkungan yang dingin. Belum lagi kalau kulkas Anda punya kedinginan yang kurang standar. Karena itu bungkus sayuran atau buah-buahan yang sudah dicuci bersih dan siap santap. Simpan pada kotak khusus penyimpan sayuran atau buah.

3. MAKANAN TANPA LABEL

Makanan-makanan matang atau bahan-bahan makanan yang masih mentah memang sebaiknya disimpan dalam kotak kedap udara sebelum dimasukkan dalam lemari pendingin. Tetapi jangan pernah lupa membubuhi label supaya kita tahu dengan pasti apakah daging, ikan, atau nugget Anda betul-betul belum kadaluwarsa. Taruhlah kotak yang paling lama usianya di bagian depan hingga kita bisa mengambilnya dengan segera. Makanan sebaiknya dalam keadaan dingin (tidak panas) saat disimpan.

4. TEMPAT SAMPAH TANPA TUTUP

Tempat sampah harus selalu berpenutup. Tempat sampah yang terbuka cuma mengundang lalat atau serangga lain yang setiap saat bisa membawa kuman ke makanan Anda. Satu lagi yang sering kita lupakan, mencuci tangan sesudah membuang sampah!

5. BAHAN MAKANAN GABUNG BAHAN KIMIA

Jangan pernah sekali pun Anda meletakkan botol selai bersama dengan sabun cuci atau cairan pel. Bahab-bahan ini bisa berkontaminasi dan menyebabkan Anda keracunan dan mendekam di rumah sakit.

6. PERALATAN YANG SAMA

Peralatan memasak sebaiknya dipisah-pisah menurut fungsinya. Talenan daging, ayam, atau ikan, boleh saja jadi satu. Tetapi talenan ini sebaiknya tidak digunakan untuk mengiris makanan matang meski sudah dicuci bersih. Pisahkan talenan untuk bahan mentah (terutama daging-dagingan) dengan talenan untuk makanan matang. Ada baiknya juga, bila memungkinkan, peralatan lain seperti panci, pisau, dan wadah lainnya juga ikut dipisah. Cara ini akan menghindari kita terkena kuman salmonela dan entamoeba coli yang menyebabkan kejang perut, perdarahan, diare, dan muntah-muntah.

7. MENCUCI BERBARENGAN

Hindari mencuci makanan mentah bersamaan dengan mencuci piring di kitchen sink yang sama. Ingatlah di piring-piring bekas makanan sisa (terutama yang tidak langsung dicuci) terdapat kuman-kuman yang segera dengan mudah bisa berpindah pada makanan yang Anda cuci bersamaan. Sebelum mencuci bahan makanan, khususnya yang dimakan mentah, bersihkan dan cuci dulu sink Anda bersih-bersih agar kuman tidak menempel pada makanan.

8. MENCUCI DENGAN SPONS

Pasti tidak ada yang menyangka spons merupakan media yang paling empuk untuk memindahkan kuman. Karena itu hindari mencuci piring dengan spons. Spons sangat sulit kita bebaskan dari kuman. Sementara kuman yang menempel pada makanan sisa di piring dengan mudah pindah ke spons. Nah, setelah itu, sudah bisa Anda bayangkan, kuman ini akan pindah ke piring lainnya. Gunakan kain yang bisa dicuci, dijemur, dan diseterika.

9. AREA KOTOR TIDAK PERNAH DIBERSIHKAN

Selalu sucihamakan meja tempat kerja bahan-bahan mentah seperti daging atau udang. Mencuci permukaan meja dengan sabun saja sama sekali tidak cukup.

10. TANAMAN SEGAR DI DAPUR

Tanaman memang bisa mempercantik dapur, tetapi tanaman juga merupakan tempat yang baik untuk perkembangbiakan serangga yang biasanya membawa kuman ke makanan.

11. MELUMERKAN ES DI UDARA TERBUKA

Melumerkan makanan atau bahan makanan yang berasal dari freezer tidak boleh dilakukan di dapur kecuali Anda ingin membuka "peternakan" kuman. Keluarkan bahan makanan yang masih beku dari freezer dan inapkan semalaman di lemari pendingin. Cara ini menghindari kita dari kehadiran kuman.

12. HEWAN DI DAPUR

Memang enak bekerja sambil ditemani hewan kesayangan. Tetapi hati-hati, lo, kadang hewan ini pun membuang hajatnya di dapur karena begitu betahnya. Ingatlah kotoran hewan tertentu, seperti kucing, membawa kuman toxoplasma yang bisa mengakibatkan keguguran pada wanita. Ingat pula serangga yang sering hinggap di kotorannya. Nah, bagaimana bisa sesudahnya serangga ini terbang ke atas tumisan Anda? sdp@G/Semy

Hidangan Utama l Icip-icip l Hidangan Sebulan l Masuk  Dapur l Koki Cilik l Reka l Jumpa Pakar l Manca Kuliner
Seputar Kuliner
l Varia Kuliner l Pernik Cantik l Konsultasi Gizi l Resto Ke Resto l Silaturahmi l Kosa Kuliner  
Dapur Gaya
l Sajian Mendatang l Ulas Bahan l Kreatif l Kunjungan l Managemen
Coretan Redaksi
l Sajian Pembaca l Uji Saji l Konsultasi Kuliner l Anda dan Kami
 Jalan-Jalan
l Sehat Artikel l Teknopangan

KE MENU UTAMA